Kita bisa dengan mudah sayang, suka, bahkan jatuh cinta kepada seseorang, namun belum tentu bisa menerima dia sepenuhnya. Banyak orang yang merasa yakin dan menyanggupi janji pernikahan untuk “menerima kelebihan dan kekurangan pasangan”, namun kemudian tidak sedikit juga yang bercerai karena tidak tahan dengan kekurangan pasangannya. Pernikahan dan perceraian bisa terjadi karena banyak hal. Percaya atau tidak, pernikahan dan perceraian yang dilakukan oleh sepasang suami istri bisa membawa dampak kepada banyak orang di sekitarnya, terutama anak-anak mereka.
Lantas, bagaimana cara memilih calon istri ?
- Perhatikan pakaiannya
Perempuan yang baik adalah perempuan yang boros menggunakan kain. Maksudnya, ia tidak segan-segan menggunakan kain yang banyak untuk menutup dirinya. Perempuan yang tertutup berarti ia berusaha menjaga diri. Keterjagaanlah yang membuat perempuan menjadi mulia.
Memang, tidak semua perempuan menjaga pakaiannya itu baik. Namun setidaknya, ia sudah berusaha. Dan tentu saja, lebih banyak perempuan baik daripada yang kurang baik dalam hal menjaga pakaiannya.
Perempuan yang menggunakan pakaian mahal, pada dasarnya wajar saja. Akan tetapi, jika selera berpakaiannya lebih dominan pada "harga" atau "style" ketimbang menutup auratnya, maka tentu akan menyulitkan suaminya kelak dalam hal pengadaan pakaian. - Perhatikan caranya tertawaLihat caranya tertawa. Perempuan yang tertawa terbahak-bahak, cenderung kurang menjaga diri. Perempuan yang menutup mulutnya saat tertawa sambil tertunduk, biasanya pemalu. Dan perempuan pemalu adalah perempuan yang mampu menjaga diri.
- Perhatikan cara bergaulnya
Saat berkumpul bersama teman-temannya, lihat bagaimana ia bergaul dengan laki-laki. Jika ia duduk berdempetan sementara kursi masih luas, sehingga pahanya bersentuhan dengan paha teman laki-lakinya, maka biasanya ia kurang mampu menjaga diri. Begitupun saat dibonceng oleh teman laki-lakinya, perhatikan apakah ia merapatkan dadanya dipunggung teman laki-lakinya. Perempuan yang baik, adalah perempuan yang selalu memasang jarak dengan laki-laki, baik ketika duduk maupun dibonceng. - Perhatikan cara bertuturnyaKalau ia selalu menceritakan kejelekan orang lain, yakin saja anda menunggu waktu untuk agar dia menceritakan kejelekan anda. Perempuan yang baik, adalah yang tidak menceritakan kejelekan orang lain, alias tidak pintar menggosip. Kalau teman-teman perempuannya lagi bergosip, ia diam saja atau paling hanya tersenyum.
- Periksa riwayat pacarannya
Perlu banyak informasi dari sahabatnya untuk mengetahui riwayat pacarannya. Dari situ kita bisa mengetahui karakternya. Kalau ia punya mantan pacar pemabuk dan penjudi, berarti ia asal terima cowok. Kalau ia punya mantan pacar orang kaya, besar kemungkinan ia matre. Kalau ia punya banyak mantan pacar, berarti besar kemungkinan ia sudah "berpengalaman". Atau dengan kata lain, piala bergilir. - Lacak keluarganya Keluarga adalah tempat pendidikan pertama. Ada pepatah, buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Meski bukan hukum mutlak, tapi memang banyak karakter manusia dipengaruhi oleh keluarganya. Mengenal dan memahami keluarga calon istri itu wajib. Sebab dalam pernikahan, bukan hanya urusan suami dan istri, tapi melibatkan hubungan dua keluarga besar. Selain itu, dengan mengenal keluarga calon istri, kita mudah melakukan pendekatan pada calon mertua dan calon ipar. Kita juga bisa memahami bagaimana hubungan antara keluarga dengan calon istri. Calon istri yang suka membentak orang tuanya, saya sarankan dikali nol saja. Sebab kalau ibu bapaknya saja sudah dibentak (ciri anak durhaka), apalagi suaminya. Carilah perempuan yang menghormati ibu dan bapaknya, niscaya anda akan menemukan istri yang menghormati suaminya.
- Perhatikan caranya menyapu/membersihkan rumah
Perempuan yang rajin menyapu, mencuci, membersihkan pekarangan dan sebagainya, adalah perempuan yang cocok menjadi kepala rumah tangga. Jika ia malas menyapu, atau menganggap itu tidak penting, maka kelak rumah anda akan berantakan. Jika rumah sudah berantakan, itu ciri-ciri rumah tangga akan berantakan pula
terimakasih sudah berkunjung,,, !

Tidak ada komentar:
Posting Komentar